Pasar Semarangan Tinjomoyo

Pasar Semarangan Tinjomoyo merupakan destinasi digital yang digagas oleh GenPi Jawa Tengah bersama Pemerintah Kota Semarang. Memanfaatkan lokasi bekas kebun binatang yang dipindah ke daerah Mangkang.

Kawasan Tinjomoyo dulunya adalah sebuah kebun binatang, namun akibat jembatan penghubung yang berada di aliran sungai Kaligarang putus akibat banjir bandang, akhirnya kebun binatang dipindahkan dan membuat kawasan Tinjomoyo terbengkalai selama bertahun-tahun.


Pada tahun 2017, seiring dengan adanya program Destinasi Digital dari Kementerian Pariwisata, pemerintah kota Semarang dan GenPi Jateng menggagas adanya destinasi digital berbentuk pasar tradisional seperti Pasar Karetan di Meteseh, Boja, Kabupaten Kendal yang sudah menuai sukses sebelumnya.

Pada bulan Maret 2018 Pasar Semarangan Tinjomoyo mulai dikenalkan dan diresmikan pada bulan April 2018 oleh Walikota Semarang, Hendrar Prihardi. Awal dibuka, Pasar Semarangan Tinjomoyo buka dari Sabtu sore hingga Minggu siang dan selalu ramai pengunjung. Tetapi setelah Lebaran terdengar kabar bahwa Pasar Semarangan sempat tutup karena adanya ketidakharmonisan antara panitia (GenPi) dengan beberapa pemilik lapak.

Untunglah masalah tersebut tidak berlangsung lama dan Pasar Semarangan Tinjomoyo kini hadir kembali dengan konsep yang masih sama tetapi dengan perbaikan disana sini. Salah satunya perubahan jadwal yaitu hanya hari Minggu dari jam 07.00-12.00 WIB.

Jadi buat kalian warga Semarang atau luar kota Semarang, silahkan datang ke Pasar Semarangan Tinjomoyo. Banyak acara seru tiap minggunya, seperti Festival Cinta Puspa dan Satwa hari Minggu, 25 November 2018 di Hutan Wisata Tinjomoyo.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.